Indahnya Kebersamaan dan Toleransi di Kalimantan Barat, Ikatan Keluarga Madura ( IKAMA ) Turut Meriahkan Pekan Gawai Dayak Ke-40
Pontianak – Indahnya kebersamaan dan toleransi antar suku kembali terlihat dalam kemeriahan Pekan Gawai Dayak (PGD) ke-40 di Kalimantan Barat.
Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) turut ambil bagian memeriahkan perayaan budaya tahunan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap persatuan dan keharmonisan masyarakat multietnis di Bumi Khatulistiwa.
Kamis, 21 Mei 2026, Ketua DPC IKAMA Kota Pontianak, Mashudi, SH, mengungkapkan kepada awak media bahwa suksesnya pelaksanaan Pekan Gawai Dayak ke-40 menjadi bukti nyata kuatnya rasa persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan antar masyarakat di Kalimantan Barat.
Menurutnya, keberagaman suku, budaya, dan adat istiadat yang ada di Kalimantan Barat harus terus dijaga sebagai kekuatan dalam membangun daerah yang aman, damai, dan harmonis.
“Pekan Gawai Dayak bukan hanya perayaan budaya semata, tetapi juga menjadi simbol persatuan seluruh masyarakat Kalimantan Barat.
IKAMA hadir sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya serta mempererat tali silaturahmi antar etnis,” ujar Mashudi, SH.
Ia juga menegaskan bahwa hubungan harmonis antar masyarakat Dayak, Melayu, Madura, Tionghoa, dan berbagai suku lainnya di Kalimantan Barat selama ini menjadi contoh nyata kehidupan bertoleransi yang patut dijaga bersama.
Kehadiran IKAMA dalam kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak.
Suasana penuh kekeluargaan tampak mewarnai seluruh rangkaian acara, mencerminkan semangat Bhineka Tunggal Ika yang terus hidup di tengah masyarakat.
Pekan Gawai Dayak ke-40 sendiri menjadi momentum penting dalam melestarikan budaya lokal sekaligus memperkuat solidaritas sosial antar masyarakat lintas etnis di Kalimantan Barat.
Dengan semangat persatuan dan saling menghormati, masyarakat Kalimantan Barat kembali menunjukkan bahwa keberagaman bukanlah pemisah, melainkan kekuatan untuk menjaga kedamaian dan keharmonisan bersama.
Editor Redaksi / Muhammad Yafi
