Pontianak, 12 Juli 2026 – Panglima Laskar Dewan Pimpinan Wilayah Forum Komunikasi Orang Bugis (DPW FKOB), Yuniansyah, menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat upaya pemberantasan korupsi sebagai bagian dari pembangunan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.
Pernyataan tersebut disampaikan Yuniansyah kepada awak media di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (12/7/2026). Menurutnya, korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang berdampak luas terhadap pembangunan nasional, menghambat pertumbuhan ekonomi, serta mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pemberantasan korupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat penegak hukum. Peran aktif masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, hingga seluruh elemen bangsa dinilai sangat penting dalam menciptakan budaya antikorupsi di Indonesia.
"Korupsi adalah musuh bersama. Karena itu, seluruh elemen bangsa harus bersatu mendukung upaya pemberantasannya demi masa depan Indonesia yang lebih baik," ujar Yuniansyah.
Lebih lanjut, Yuniansyah mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawal agenda pemberantasan korupsi serta mendukung berbagai kebijakan pemerintah yang bertujuan memperkuat sistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat merupakan kunci dalam mewujudkan Indonesia yang bersih, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas.
Dukungan yang disampaikan Panglima Laskar DPW FKOB tersebut diharapkan menjadi bentuk partisipasi aktif organisasi kemasyarakatan dalam memperkuat semangat pemberantasan korupsi serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Editor Redaksi: Maulana M. Yahya
