Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tokoh Masyarakat Soroti Dugaan Pembiaran Tumpukan Sampah di Waterfront Sungai Kapuas, Minta Pemkot Bertindak Tegas

13/07/2026 | Juli 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-13T13:06:56Z

 


Pontianak – Kondisi tumpukan sampah yang diduga kerap terjadi di kawasan Waterfront tepian Sungai Kapuas, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, menuai sorotan dari tokoh masyarakat Kota Pontianak, 

H. Fauzi  menilai persoalan tersebut telah berlangsung cukup lama tanpa penanganan yang dinilai maksimal dari pihak terkait.


Menurut H. Fauzi, tumpukan sampah yang terlihat berserakan di kawasan tersebut bukan hanya terjadi dalam satu atau dua hari. Ia mengaku menerima banyak keluhan dari masyarakat karena kondisi tersebut hampir setiap hari terlihat, terutama pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu.


"Kondisi ini sangat memprihatinkan. Sampah yang menumpuk dan berserakan di salah satu kawasan tepian Sungai Kapuas tentu merusak wajah Kota Pontianak yang selama ini dikenal sebagai kota jasa dan pariwisata. Selain mengganggu estetika, persoalan ini juga berpotensi menimbulkan dampak buruk terhadap kesehatan masyarakat di sekitar lokasi," ujar H. Fauzi.


Atas kondisi tersebut, H. Fauzi turut menyoroti kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak. Ia menduga belum adanya langkah penanganan yang optimal sehingga muncul anggapan di tengah masyarakat bahwa persoalan sampah di kawasan tersebut seolah dibiarkan.


"Jika kondisi ini terus berulang tanpa penanganan yang serius, tentu masyarakat akan mempertanyakan komitmen pemerintah dalam menjaga kebersihan kota. Jangan sampai muncul kesan adanya pembiaran terhadap persoalan yang sebenarnya sudah lama dikeluhkan warga," tegasnya.


H. Fauzi meminta Pemerintah Kota Pontianak, khususnya Dinas Lingkungan Hidup, agar segera melakukan evaluasi serta meningkatkan pengawasan dan pengangkutan sampah di kawasan Waterfront Sungai Kapuas. Menurutnya, kebersihan kawasan publik merupakan cerminan pelayanan pemerintah kepada masyarakat sekaligus menjadi wajah Kota Pontianak di mata wisatawan.


Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, menjaga kebersihan kota merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak terkait sorotan dan dugaan pembiaran tersebut. Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait guna memperoleh penjelasan serta menjaga keberimbangan pemberitaan.


Editor Redaksi // Maulana M. Yahya 

×
Berita Terbaru Update