Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

PETI di Desa Semoncol Diduga Dilindungi Oknum, Aparat Jangan Tutup Mata!

15/05/2026 | Mei 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-16T06:02:31Z


Sanggau - Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Semoncol, Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau, semakin menunjukkan wajah buruk lemahnya penegakan hukum di daerah. Meski berlangsung terang-terangan menggunakan alat berat, aktivitas ilegal tersebut hingga kini tetap bebas beroperasi tanpa tindakan tegas dari aparat berwenang.

Pantauan di lapangan memperlihatkan excavator masih aktif mengeruk tanah, jaringan pipa tambang terpasang di berbagai titik, dan kawasan hutan berubah menjadi kubangan raksasa yang rusak parah. Aktivitas ini jelas bukan pekerjaan kecil atau sembunyi-sembunyi. Namun anehnya, seolah tidak ada rasa takut dari para pelaku terhadap hukum.

Situasi ini memunculkan dugaan kuat di tengah masyarakat bahwa aktivitas PETI tersebut tidak mungkin berjalan mulus tanpa adanya “backup” dari oknum tertentu. Warga pun mulai geram dan mempertanyakan keberanian aparat penegak hukum dalam menindak mafia tambang ilegal yang diduga sudah merasa kebal hukum.

“Kalau tidak ada yang melindungi, tidak mungkin excavator bisa bebas bekerja terus. Ini bukan tambang kecil, ini aktivitas besar dan terang-terangan,” ungkap salah seorang warga dengan nada kesal.

Yang lebih memprihatinkan, kerusakan lingkungan akibat PETI di wilayah tersebut semakin brutal. Tebing-tebing tanah dibongkar tanpa kendali, kawasan hutan rusak, dan lubang-lubang tambang menganga menjadi ancaman serius bagi keselamatan warga serta ekosistem sekitar. Negara dirugikan, lingkungan dihancurkan, tetapi pelaku masih bebas beraktivitas.

Publik kini menunggu ketegasan aparat penegak hukum. Jangan sampai muncul kesan bahwa hukum hanya tajam kepada rakyat kecil, namun melempem ketika berhadapan dengan mafia PETI yang diduga memiliki kedekatan dengan oknum tertentu.

Kapolda Kalimantan Barat, Kapolres Sanggau, hingga aparat penegak hukum terkait didesak segera turun tangan melakukan penindakan nyata, bukan sekadar formalitas atau pencitraan sesaat. Tangkap pelaku, sita alat berat, dan bongkar siapa saja yang diduga bermain di belakang aktivitas ilegal tersebut.

Jika aktivitas PETI di Desa Semoncol terus dibiarkan, maka publik patut mempertanyakan: apakah negara benar-benar hadir menegakkan hukum, atau justru kalah oleh kepentingan para cukong tambang ilegal?

Tim Investigasi

×
Berita Terbaru Update