Pontianak — Maraknya dugaan penyalahgunaan narkoba di sejumlah tempat hiburan malam dan cafe di Kota Pontianak kembali menjadi sorotan publik.
Ketua DPD GANN Kalimantan Barat (Gugus Antisipasi Narkoba Nusantara), Mashudi, meminta pemerintah daerah bertindak tegas terhadap tempat usaha yang diduga menjadi lokasi pesta narkoba.
Dalam keterangannya kepada awak media, Mashudi menilai fenomena menjamurnya tempat hiburan malam dengan sajian DJ dan musik house perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah maupun aparat penegak hukum.
Ia menyebut, apabila ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan narkoba di dalam operasional tempat hiburan tersebut, maka izin usaha wajib dievaluasi hingga dicabut.
“Kami berharap Pemerintah Kota Pontianak tidak ragu mengambil tindakan tegas. Bila ditemukan tempat hiburan malam ataupun cafe yang diduga menjadi pusat pesta narkoba, maka izin usahanya harus dicabut,” tegasnya.
Menurutnya, persoalan narkoba bukan lagi sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan ancaman serius bagi generasi muda dan stabilitas sosial masyarakat. Karena itu, Mashudi meminta pengawasan terhadap tempat hiburan malam diperketat dan dilakukan secara rutin tanpa pandang bulu.
Ia juga mendorong aparat penegak hukum untuk lebih aktif melakukan razia dan patroli di lokasi-lokasi hiburan malam yang dianggap rawan terhadap peredaran maupun penyalahgunaan narkotika.
“Pemerintah dan aparat penegak hukum harus lebih aktif turun langsung melakukan pengawasan serta razia terhadap tempat-tempat hiburan yang diduga menjadi lokasi pesta narkoba,” ujarnya.
Dalam pernyataannya, Mashudi turut menyoroti pentingnya penegakan hukum yang adil dan konsisten.
Ia mengingatkan agar aparat maupun pemerintah tidak melakukan tindakan tebang pilih dalam menjalankan operasi maupun pengawasan terhadap tempat hiburan malam, baik skala kecil maupun besar.
Ia bahkan menyinggung sejumlah tempat hiburan yang saat ini ramai diperbincangkan masyarakat, termasuk Hellen's tempat hiburan yang viral di Kota Pontianak.
Namun demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum terkait adanya pelanggaran pidana narkotika di lokasi-lokasi yang disebutkan.
Mashudi berharap seluruh pihak dapat bersinergi dalam memerangi penyalahgunaan narkoba demi menjaga keamanan, ketertiban, dan masa depan generasi muda di Kalimantan Barat.
Editor Redaksi / Decky Aprilla
