Kerinci – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Kerinci selama beberapa hari terakhir mulai menimbulkan dampak serius bagi masyarakat.
Puluhan rumah warga di Desa Lubuk Suli, Kecamatan Depati Tujuh, terendam banjir sejak Sabtu malam dan hingga Minggu pagi debit air dilaporkan masih terus meningkat.
Banjir yang menggenangi permukiman warga dengan ketinggian mencapai sekitar 80 sentimeter membuat aktivitas masyarakat lumpuh total. Warga kesulitan beraktivitas, bahkan sebagian tidak dapat keluar rumah akibat tingginya genangan air yang menutupi akses jalan.
Menurut keterangan warga setempat, banjir di wilayah tersebut bukan lagi kejadian baru. Setiap musim hujan, Desa Lubuk Suli disebut hampir selalu menjadi langganan banjir, bahkan kondisi yang terjadi tahun ini dinilai semakin memprihatinkan.
“Kami setiap tahun mengalami banjir. Sekarang air cukup tinggi dan warga kesulitan beraktivitas,” ujar salah seorang warga.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Kerinci segera turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi masyarakat yang terdampak. Selain penanganan banjir, warga juga meminta bantuan bagi para korban yang saat ini mulai mengalami kesulitan akibat terhambatnya aktivitas sehari-hari.
“Kami minta Pemkab Kerinci memberikan bantuan kepada korban banjir di Desa Lubuk Suli,” ungkap warga.
Hingga berita ini diturunkan, air banjir masih menggenangi sejumlah titik permukiman dan warga berharap ada langkah cepat dari pihak terkait untuk membantu masyarakat terdampak.
( Pay )
