Pontianak, Kalimantan Barat | 8 Juli 2026 — Perguruan Pencak Silat Cobra Kalimantan Barat memasuki babak baru kepemimpinan. Melalui Musyawarah Wilayah (Muswil) yang berlangsung dengan penuh semangat kekeluargaan dan musyawarah mufakat, Maulana M. Yahya resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah (PW) Cobra Kalimantan Barat periode 2026–2031.
Terpilihnya Maulana M. Yahya menjadi bagian dari proses regenerasi organisasi yang diharapkan mampu membawa Cobra Kalbar semakin maju, solid, dan adaptif terhadap tantangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai persaudaraan yang selama ini menjadi fondasi utama perguruan.
Muswil berlangsung dengan tertib dan demokratis, diikuti oleh jajaran pengurus serta perwakilan anggota dari berbagai daerah di Kalimantan Barat. Hasil keputusan tersebut menjadi tonggak awal dalam memperkuat organisasi sekaligus melanjutkan estafet kepemimpinan untuk lima tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Guru Besar Cobra Kalimantan Barat, Hermanjaya, S.Pd.I, menyampaikan pesan agar seluruh keluarga besar Cobra tetap menjaga kekompakan dan persatuan organisasi.
"Solidaritas adalah kunci. Saya berharap seluruh anggota Cobra Kalbar tetap menjaga persaudaraan, saling mendukung, dan tidak membiarkan kepentingan pribadi merusak kebersamaan. Cobra harus menjadi rumah yang mampu mencetak pendekar berkarakter, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat," tegas Herman jaya.
Ia juga memberikan apresiasi atas jalannya Muswil yang dinilai berlangsung secara demokratis, terbuka, dan penuh rasa kekeluargaan. Menurutnya, kepemimpinan baru harus mendapat dukungan penuh dari seluruh anggota agar program-program organisasi dapat berjalan secara optimal.
Sementara itu, Maulana M. Yahya menyampaikan komitmennya untuk membawa Cobra Kalimantan Barat menjadi organisasi yang semakin profesional melalui penguatan sistem pembinaan atlet, peningkatan kualitas pendidikan bela diri, pengembangan administrasi berbasis digital, serta memperluas sinergi dengan pemerintah, organisasi masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Selain berfokus pada prestasi olahraga, kepengurusan baru juga berkomitmen memperkuat pembinaan karakter generasi muda melalui nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, loyalitas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Dengan semangat regenerasi, Cobra Kalimantan Barat diharapkan terus melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus menjadi wadah pembentukan karakter yang menjunjung tinggi etika, persaudaraan, dan semangat kebangsaan.
"Kekuatan sebuah perguruan bukan hanya diukur dari kerasnya pukulan, tetapi dari eratnya persaudaraan yang terjalin di antara seluruh anggotanya." Prinsip tersebut menjadi harapan besar agar kepengurusan periode 2026–2031 mampu membawa Cobra Kalimantan Barat semakin maju, solid, dan berkontribusi bagi masyarakat serta dunia olahraga bela diri di Indonesia.
Editor Redaksi : Decky Aprilla
