Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

PERNYATAAN KETUA DPC AKPERSI KOTA PONTIANAK: PERS JANGAN MUDAH DI MANFAAT OKNUM DAN JANGAN MUDAH DI ADU DOMBA

03/05/2026 | Mei 03, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-04T02:43:00Z

 



Pontianak - Ketua DPC AKPERSI Kota Pontianak, Alfiansyah C.ILJ, menegaskan pentingnya  insan pers dalam berbijak bermedia,hal ini di sampai kan Alfiansyah bertepatan  dengan Kunjungan Kerja nya ke kantor Cabang Arsip Indonesia Tv Serta Data New's dan Rekan Biro Pontianak ,sekaligus momentum Hari Pers Sedunia serta


“Dalam Kunjungan Kerja Serta Peringatan Hari Pers Sedunia ini saya sampaikan kepada seluruh awak jurnalis, baik itu wartawan, kontributor, dan lain sebagainya,Khusus nya Rekan Dalam Naungan kita di PT Permata Intan Sukses,kita harus bergandengan tangan, serta Berbijak dalam Menulis Berita,” ujar Alfiansyah,kepada awak media, Minggu.03/05/2026


Ia menyoroti masih banyaknya Rekan Media Yang Menulis secara Tidak Bijak,Seperti Menjustifikasi Tanpa Ada Kata"Di duga,Terduga dan Sebagainya'Dalam Beberapa Berita Kasus,Hal ini di karna kan,justis Tersebut akan Menjadi Bommeran Si Pembuat Berita,ujar Alfiansyah ,

Alfiansyah juga menyinggung Beberapa awak Media yang sering Kedapatan Menjadi Becking Pengusaha Blackmarket guna untuk Menjaga, mengintimidasi,serta Mengadu domba Sesama Rekan Media dan Jurnalistic


“Sering Terlihat di Lapangan,di mana Ketika Kita Mendapatkan Berita Kasus, Contoh dan ilustrasi kecil Saja,kegiatan Penambangan Pasir,ketika rekan media ingin mengkonfirmasi si empunya,Si Bigbos,atau Pengurus  penambang tersebut,ada saja timbul Oknum Oknum yang Mengintimidasi,bahkan Meminta Tolong jangan di Beritakan Kasus nya,Celakanya Lagi Terkadang Tukang Loby Oknum Oknum tersebut Adalah Oknum Rekan Media Sendiri,Di Sini Kita Bukan Menjustifikasi atau menuduh,tetapi di sini kita Mengambil dan Memetik Pelajaran"Jangan Mau Menjadi Backingan,jangan Mau di Adu Domba,dan Jangan Mau  di Manfaatkan"SehinggaDari Situ Kita bisa Lihat,dan Tanpa kita sadari Kita Sedang Di Manfaat kan Oknum Oknum Cukong Tersebut bahkan Di Adu Domba Sesama Awak Media,bahwa sampai hari ini kebebasan pers juga patut dipertanyakana" Tegas Alfiansyah.


Meski insan pers dilindungi undang-undang, justru penyelenggara undang-undang juga yang kerap menindas awak jurnalis.


Ia mengajak seluruh insan pers untuk bersatu. “Kita harus seperti sapu yang terikat, jangan seperti lidi yang terpisah dan terpecah belah. Jika kita bersatu padu, sulit dipatahkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Namun jika seperti lidi, pasti sangat mudah dihancurkan,” pungkas Alfiansyah 

Terakhir,Alfiansyah berharap momentum Hari Pers Sedunia menjadi pengingat bahwa kebebasan pers adalah harga mati yang harus dijaga bersama demi demokrasi yang sehat.

×
Berita Terbaru Update