Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemerintah Republik Indonesia merencanakan pembangunan jaringan kereta api trans-Kalimantan sepanjang 2.772 kilometer sebagai bagian dari program pengembangan perkeretaapian nasional hingga tahun 2045.

30/05/2026 | Mei 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-31T03:05:37Z

 


Pemerintah Republik Indonesia merencanakan pembangunan jaringan kereta api trans-Kalimantan sepanjang 2.772 kilometer sebagai bagian dari program pengembangan perkeretaapian nasional hingga tahun 2045.


Proyek yang telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional atau PSN ini akan menghubungkan berbagai wilayah di Pulau Kalimantan, mulai dari Singkawang di Kalimantan Barat hingga Tanjungselor di Kalimantan Utara.


 Pelaksanaannya akan didukung oleh komite khusus lintas kementerian guna memastikan percepatan dan efektivitas pembangunan.


Jaringan kereta api tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi layanan transportasi penumpang, tetapi juga dirancang sebagai tulang punggung distribusi logistik nasional. Infrastruktur ini akan mendukung pengangkutan hasil perkebunan, pertambangan, serta meningkatkan akses menuju kawasan industri dan pelabuhan ekspor.


Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pengembangan transportasi berbasis rel merupakan langkah strategis untuk menekan biaya logistik, meningkatkan efisiensi ekonomi, serta memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global.


Selain memperkuat konektivitas antarwilayah di Kalimantan, proyek ini juga diharapkan mampu mendukung percepatan pengembangan Ibu Kota Nusantara atau IKN sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.


Pemerintah memperkirakan kebutuhan investasi sektor perkeretaapian nasional hingga tahun 2045 mencapai sekitar Rp1.200 triliun, menjadikannya salah satu proyek infrastruktur jangka panjang terbesar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.


Editor Redaksi / Hendi

×
Berita Terbaru Update