Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

KETUA UMUM DPP AKPERSI Ingatkan Presiden RI Prabowo Subianto: Tidak Semua Wartawan, Jurnalis, dan Media Adalah "Londo Ireng", Masih Banyak Insan Pers yang Nasionalis dan Idealis

25/07/2026 | Juli 25, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-25T08:43:30Z

 


Jakarta – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (DPP AKPERSI), Rino Triyono, S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., C.F.L.E., C.ILJ., mengingatkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar tidak menggeneralisasi profesi wartawan, jurnalis, maupun media dalam penyampaian pidatonya pada acara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menyinggung istilah "londo ireng".


Menurut Rino Triyono, DPP AKPERSI menghormati Presiden RI sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan. Namun, ia berharap setiap penyampaian pendapat yang berkaitan dengan insan pers disampaikan secara proporsional sehingga tidak menimbulkan persepsi negatif terhadap seluruh wartawan, jurnalis, dan perusahaan media yang selama ini bekerja secara profesional.


"Kami mengingatkan Bapak Presiden Prabowo Subianto bahwa tidak semua wartawan, jurnalis, maupun media adalah 'londo ireng'. Masih sangat banyak insan pers yang berjiwa nasionalis, idealis, berintegritas, dan profesional yang setiap hari menjalankan tugas jurnalistik untuk menjaga kepentingan bangsa, mengawal demokrasi, serta menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat," ujar Rino Triyono.


Ia menegaskan bahwa wartawan, jurnalis, dan media memiliki peran strategis sebagai salah satu pilar demokrasi. Fungsi pers tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat, menjadi kontrol sosial, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.


Menurutnya, kritik yang disampaikan oleh wartawan, jurnalis, maupun media yang berlandaskan fakta, data, dan kepentingan publik bukanlah bentuk permusuhan terhadap pemerintah, melainkan bagian dari fungsi kontrol sosial sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.


"Kritik yang membangun merupakan bentuk kecintaan kepada bangsa dan negara. Wartawan, jurnalis, dan media yang profesional justru hadir untuk membantu mengingatkan apabila terdapat kebijakan yang perlu dievaluasi demi kepentingan rakyat dan kemajuan Indonesia," tegasnya.


Rino Triyono juga mengajak seluruh wartawan, jurnalis, perusahaan media, serta organisasi pers di Indonesia untuk terus menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, menjaga independensi, profesionalisme, serta menyajikan pemberitaan yang berimbang, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.


Di sisi lain, DPP AKPERSI berharap hubungan antara pemerintah dengan wartawan, jurnalis, dan media dapat terus dibangun melalui komunikasi yang sehat, saling menghormati, serta memahami peran masing-masing dalam menjaga stabilitas nasional dan memperkuat demokrasi.


"Kami percaya Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen besar untuk membangun Indonesia. Karena itu, kami berharap seluruh wartawan, jurnalis, dan media yang bekerja secara profesional, nasionalis, dan idealis tetap diberikan penghormatan sebagai mitra strategis bangsa dalam mengawal jalannya pemerintahan melalui kritik yang objektif, berimbang, dan membangun," tambahnya.


Menutup pernyataannya, Ketua Umum DPP AKPERSI menegaskan bahwa pers yang profesional bukanlah lawan pemerintah, melainkan mitra bangsa dalam menjaga demokrasi, memperjuangkan kepentingan rakyat, serta mengawal pembangunan nasional demi terwujudnya Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera.


"Wartawan, jurnalis, dan media yang berintegritas adalah aset bangsa. Pers yang merdeka, profesional, dan bertanggung jawab merupakan mitra strategis pemerintah dalam mengawal demokrasi, menjaga persatuan, serta memastikan setiap kebijakan berjalan untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat Indonesia."


1. Ketua Umum DPP AKPERSI Ingatkan Presiden Prabowo: Tidak Semua Wartawan, Jurnalis, dan Media Adalah "Londo Ireng"


2. AKPERSI: Masih Banyak Wartawan Nasionalis dan Idealis yang Mengawal Demokrasi Indonesia


3. Rino Triyono: Pers Profesional Adalah Mitra Strategis Pemerintah, Bukan Lawan Negara


4. Ketua Umum DPP AKPERSI Minta Presiden Tidak Menggeneralisasi Wartawan, Jurnalis, dan Media


5. AKPERSI Tegaskan Kritik Wartawan Merupakan Bentuk Kepedulian terhadap Bangsa dan Negara


6. Rino Triyono: Wartawan, Jurnalis, dan Media Berhak Dihormati atas Pengabdiannya kepada Bangsa


7. AKPERSI Ingatkan Pentingnya Menghargai Peran Pers dalam Menjaga Demokrasi Indonesia


8. Ketua Umum DPP AKPERSI: Kritik Media adalah Kontrol Sosial yang Membangun Pemerintahan


9. AKPERSI: Jangan Samakan Seluruh Wartawan dengan Oknum yang Melanggar Etika Jurnalistik


10. Rino Triyono Serukan Penguatan Kemitraan antara Pemerintah dan Insan Pers Nasional


11. AKPERSI: Pers Nasional Tetap Berdiri untuk Kepentingan Rakyat dan Keutuhan NKRI


12. Ketua Umum DPP AKPERSI Tegaskan Wartawan Nasionalis Masih Mendominasi Dunia Pers Indonesia


13. AKPERSI Dorong Pemerintah dan Media Bangun Komunikasi yang Sehat Demi Kepentingan Bangsa


14. Rino Triyono: Pers yang Profesional Akan Terus Mengawal Jalannya Pemerintahan Secara Objektif


15. AKPERSI Ajak Wartawan, Jurnalis, dan Media Tetap Menjunjung Tinggi Kode Etik Jurnalistik


16. Ketua Umum DPP AKPERSI: Pers Merdeka Adalah Pilar Demokrasi dan Mitra Pembangunan Nasional


17. AKPERSI: Kritik yang Berbasis Fakta Merupakan Wujud Cinta kepada Bangsa Indonesia


18. Rino Triyono Ingatkan Presiden Prabowo agar Tidak Menggeneralisasi Profesi Wartawan dan Media


19. AKPERSI Tegaskan Insan Pers yang Profesional Berkomitmen Menjaga Demokrasi dan Kepentingan Publik


20. Ketua Umum DPP AKPERSI: Wartawan, Jurnalis, dan Media Berintegritas Adalah Aset Bangsa yang Harus Dihormati


Editor Redaksi // Maulana M. Yahya


×
Berita Terbaru Update