Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

DPP LIMAS Mendapat Surat Kaleng dari warga Ampera Raya kabupaten kuburaya, LIMAS "Pemasangan Pipa PDAM Di Jalan Ampera Raya Tidak Standar"

18/01/2026 | Januari 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-19T03:12:17Z

 


Kubu Raya, 18/01/2026_ Pemasangan pipa PDAM di Jalan Ampera Raya ternyata dilakukan dengan cara yang sangat tidak sesuai prosedur, DPP Lumbung Informasi Masyarakat (LIMAS) Mendapat Surat Kaleng dari Salah Satu Warga Kuburaya tepat nya tanggal 15/01/2026 Terkait Keluhan warga Ampera Raya yang  Mengeluhkan Pemasangan Ledeng PDAM yang Terkesan Asal Asal an dan Asal Jadi,Bahkan di duga ada yang di kena kan biaya Penambahan,Sehingga DPP LIMAS Terjun langsung Ke lokasi,dan Melihat banyak nya Pipa PDAM yang terpasang tidak di gali dan di timbun,sehingga di khawatir kan ada nya kebocoran bahkan jebol,dan alhasil saat penelusuran benar adanya,ada beberapa pipa yang bocor sehingga air ledeng PDAM keluar sehingga menimbulkan kan genangan air yang lumayan banyak dan becek nya jalan pelintasan warga,

DPP LIMAS di wakili Kadiv Intelegent LIMAS Alfiansyah C.ILJ.,di dampingi Beberapa Awak Media Mengatakan"Pipa dibiarkan terpampang di atas tanah tanpa digali dan ditimbun sama sekali! Akibatnya, air bersih yang seharusnya dinikmati masyarakat malah bocor luapan, membuat jalanan menjadi lumpur lembek dan tidak layak digunakan"tutur nya

 

Kondisi ini bukan hanya mengganggu aktivitas sehari-hari  warga yang harus melintas setiap hari, tetapi juga menyebabkan pemborosan sumber daya air bersih yang sangat berharga. Pipa yang terpampang tanpa perlindungan juga rentan mengalami kerusakan parah akibat kendaraan yang lewat dan cuaca ekstrem, yang jelas akan menambah beban biaya perbaikan di kemudian hari."tutur nya Lagi

 


Namun, masalah tidak berhenti di situ. Salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya mengaku harus membayar biaya tambahan sebesar Rp250.000 hanya karena pipa PDAM tersebut sedikit saja melewati area miliknya.

 "Padahal cuma lewat sedikit aja Pak itu, tapi kami di suruh bayar biaya Tambahan Sekitar 250 ribu,bagi kami itu mahal pak, Padahal pemasangannya saja tidak benar-benar dilakukan dengan baik," ucap warga tersebut dengan nada kesal.

 

Keluhan dari masyarakat sudah bertebaran, namun hingga kini belum ada tindakan nyata dari pihak pengelola

Alfiansyah Juga Menyampai kan Pihak PDAM harus nya Langsung Melihat Kondisi Pekerjaan Pekerjaan Di lapangan,jangan duduk diam Di kantor"PDAM Kabupaten Kubu Raya HARUS turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi sebenarnya! Tidak cukup hanya berkomentar dari kantor , perlu ada pengecekan mendalam terkait proses pemasangan yang tidak sesuai standar, klarifikasi terkait biaya tambahan yang dianggap tidak adil, serta aksi cepat untuk memperbaiki pipa dan menyelesaikan masalah yang sudah mengganggu masyarakat lama kelamaan.

 

Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan air bersih yang berkualitas dengan sistem pemasangan yang benar dan transparansi dalam setiap biaya yang dikenakan. Tanpa intervensi langsung dari pihak PDAM Kubu Raya, masalah ini akan terus berkembang dan menjadi beban berat bagi warga"tutup nya

×
Berita Terbaru Update