Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Alfiansyah"Dinas Perkim Kota harus tindak Tegas Kegiatan yang Menjadi tanggung jawab nya" dan " Dinas Harus Akpersiasi Kegiatan yang Menuruti Aturan Berlaku"

05/12/2025 | Desember 05, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-06T06:16:44Z


 Pekerjaan kegiatan Pengaspalan dan Rambat beton yang di kerjakan beberapa oknum kontrakor yang dk diga nakal mencoreng nama Dinas PERKIM Kota Pontianak,yang dimana,di nilai beberapa kegiatan kegiatan di kota Pontianak,60 Persen tidak Memiliki transparasi Untuk Publik Seperti Papan Plank Proyek,Padahal Papan Plank Proyek sangat Penting,

dan Di Peruntukan untuk Transparansi Publik,Kali ini  Tim media Mendapati kegiatan di sekitar Pontianak Barat dan Pontianak Utara,,dan di duga Terkait Papan Plank/Proyek Siluman,dan Pengerjaan Tidak Sesuai Speck alias Asal Jadi,kegiatan Tersebut di duga Dalam Pengoperasian di Kerjaan Di saat hari hujan,dan tepat di malam hari di kerjakan,

Foto : Alfiansyah,C,LIJ.Kadiv Intelegent Limas 


juga diduga,di mana di temukan Kegiatan Pengaspalan tersebut di duga asal jadi ,juga menurut informasi warga sekitar yang enggan di sebut nama nya, penggilingan aspal hanya d stomp satu kali saja,hingga pengaspalan tersebut di duga tidak sesuai dengan Speck pengerjaan,hal ini tentu menjadi  tanda tanya dan dugaan untuk penghematan aspal yang harus nya di kerjakan dengan pemadatan sampai 3/4 kali stomp ,juga beberapa kegiatan yang tidak Memiliki Papan Plank ,

dan di Nilai Kegiatan Tersebut juga asal jadi dan untuk upaya menghilangkan jejak anggaran berlaku ,dan Untuk rambat beton yang betul harus menggunakan Molen Mix,tetapi tidak tercampur dengan Batu cor,Tim melihat' Pekerjaan Tersebut,,dan Terkesan Asal Jadi,Saat Di Konfirmasi PPTK Perkim Kota,bapak Atax,Saat di Konfirmasi,Via WhatsApp,"Akan d infokan ke pelaksana untuk d tindaklanjuti terkait laporannya"tutur nya via chat WhatsApp,hingga beberapa hari menunggu konfirmasi ulang Untuk Kontraktor pelaksana guna mengimbangi Pemberitaan serta hak jawab,hingga sekarang Belum ada tanggapan.


Scrip pendapat Kadiv intelegen Limas Alfiansyah sekaligus tokoh pemuda Kalbar,buka suara terkait beberapa kegiatan proyek yang di kerjakan asal jadi dan beberapa proyek siluman ,menyatakan dengan keras,ini bukan persoalan membenahi wilayah,terutama kegiatan kegiatan pembangunan infrastruktur jalan,ini menyangkut transparansi legalitas kegiatan dan anggaran dana,saya sudah beberapa kali pergi dan kroscek kegiatan kegiatan tersebut,

Sangat minim informasi,dan kebanyakan tidak transparansi,seperti ogah untuk di ketahui berapa pakudana,tidak ingin di ketahui berapa biaya pembangunan tersebut,seharus nya kegiatan kegiatan tersebut harus transparan,karna memakai dana negara yang di dapat dari pajak rakyat,dan rakyat berhak untuk mengetahui anggaran kegiatan kegiatan itu,dan rakyat berhak untuk mengetahui transparansi kegiatan kegiatan tersebut"imbuh nya


Sudah kita cek, untuk kegiatan d Pontianak Utara ,tepat nya di jalan 28Oktober di Gang Bima Sakti 4 kegiatan Pengaspalan dan Gang Bima Sakti 5 kegiatan Rambat Beton,di mana  diduga menggunakan CV yang sama yaitu CV Amira Sejahtera,yang di mana untuk Pengaspalan,di bima sakti 4,terlihat dan di duga Kegiatan tersebut di kerjakan asal cepat di selesai kan,menurut warga sekitar yang tidak ingin di ketahui identitas nya,Untuk Penyetomp an Cuma Asal Nyetomp,asal Gilas,dan hasil nya tidak rapi dan tidak padat,

dan untuk di bima sakti lima pekerjaan rambat beton betul menggunakan semen dari Mix,tetapi tidak di tambahkan Batu Cor,Kemungkinan ada tetapi di duga Minim,jelas bang Vean,untuk kegiatan di Pontianak Barat,di jalan Tabrani Ahmad ,tepat nya di samping gudang kayu,juga di duga tidak sesuai speck pengerjaan alias Asal jadi,dan di temukan hal yang sama,dan juga di duga Proyek Siluman,untuk di Jalan Karet mandiri,yang di kerjakan CV.Al Karimul Anwar,Tim juga Menemukan Hal Serupa,tetapi memakai Plank Proyek" Jelas Bang Vean

Untuk kegiatan Pengaspalan di  Jalan Komyos Sudarso,Tepat nya di Gang Fajar Harapan di kerjakan Oleh CV Very Kontruksi,Pekerjaan nya Lumayan Rapi,dan Memiliki Papan Plank Proyek,

Dan Temuan Hari ini Gang Dwikora,tidak Menemukan Papan Plank,Serta kegiatan Terkesan Asal Jadi,Serta di Kerjakan Pada Malam Hari,Sama Seperti di Gang Dewi Sartika Jalan Komyos Sudarso,juga di duga Satu CV dengan Kegiatan di Gang Dwikora,Hal Tersebut di karnakan Dugaan Gang Yang Bersebelahan,juga pekerjaan di kerjakan di malam hari di saat hari hujan"tutup nya 

Di tambah,Dinas terkait juga harus mengawasi kegiatan tersebut,jangan asal diam duduk di kantor terima laporan,harusnya dinas terkait harus mengawasi langsung kelapangan,beri kebijakan untuk pelanggaran pelanggaran yang di lakukan oleh oknum kontraktor nakal,dan kontraktor yang sering melanggar aturan kontraktual tersebut,jangan tahu nya potong anggaran dana kegiatan,kalau bisa langsung blacklist CV , Atau PT tersebut"ungkap nya


Pemasangan papan nama informasi proyek adalah implementasi azas transparansi, sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam proses pengawasan. 


" Bg ve (Panggilan Alfiansyah) mengatakan, tidak di pasang plang proyek menyebabkan masyarakat kesulitan memperoleh informasi mengenai jenis kegiatan, anggaran yang dialokasikan, volume pekerjaan, serta identitas pelaksana proyek. Hal ini berpotensi menimbulkan ketidak pastian mengenai transparansi dan akuntabilitas proyek," jelasnya kepada media ini,  Kamis (06/12/2025). 


Menurut Amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan, "ucapnya. 


×
Berita Terbaru Update